Tips Cara Menghentikan Kebiasaan Overthinking
Tips Cara Menghentikan Kebiasaan Overthinking

Hallo teman - teman, Siapa disini yang pernah memikirkan masalah yang berlebihan? Pasti ada yakan? ^_^ kalau hal itu menjadi kebiasaan, mending distop ya. Kebiasaan kebanyakan mikir atau biasa disebut overthinking adalah kebiasaan yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk memikirkan suatu hal-hal yang belum tentu dapat bermanfaat. Ini berbeda dari sifat pemikir. Sifat pemikir cenderung akan memikirkan hal-hal yang memang perlu dipikirkan. 

Overthinking biasanya akan muncul ketika kamu sedang menghadapi masalah atau tantangan dan rintangan. Kamu mungkin harus membuat keputusan besar dalam hidupmu sebelum akhirnya terlambat untuk menyadari.



Nah, ketakutan dan kekhawatiran itu loh yang bikin kamu jadi seorang yang overthinking. Padahal, ada penelitian selama lebih dari 20 tahun nggak bisa membuktikan kalau overthinking bakal berakibat baik atau menguntungkan. Sebaliknya, overthinking justru dapat menghambat penyelesaian masalah itu sendiri.

Daripada kamu terus terjebak dalam kebiasaan tak baik itu, lebih baik simak di sini cara-cara untuk menghentikannya, Skuuyy...

1. Temukan Penyebab Masalah Kenapa Kamu Tidak Bisa Berhenti Memikirkan Sesuatu.

Overthinking adalah suatu sifat kebiasaan atau "tuman" kalo kata orang jawa, dan bukanlah sifat yang dibawa manusia sejak dilahirkan, Prosesnya langsung dan cepat. Jadi, begitu kamu dapat masalah, seketika itu juga kamu ingin berpikir karena kamu dalam situasi panik. Lalu, kamu nggak sadar kalau kamu udah mikir selama berjam-jam dan tetap nggak dapat solusi apa-apa. Sebaiknya, kamu bisa belajar dari situasi genting. 

Sudah berapa kali kamu bersikap seperti ini? Langkah awal yang kamu harus lakukan adalah menjauhi sumber masalah. Apa aja sih yang buat kamu banyak berpikir? Apa mungkin soal tentang pekerjaan?, atau rencana cari beasiswa?, ataupun juga karir di masa depan?. Pikirkan dari sekarang kalau memang itu dirasa penting. Kalau belum saatnya, sebaiknya lupakan saja dulu. 


2. Pilihlah Teman yang Membuatmu Selalu Ceria.

Siapapun yang ada disekitarmu biasanya akan berpengaruh pada dirimu sendiri. Oke, akan lebih baik jika kamu bisa menjauhi mereka yang selalu terlihat bersedih atau nampak hidupnya rumit. Karena, secara tidak langsung hal-hal negatif itu akan mempengaruhi dirimu.

Misalnya, saat temanmu merasa hidupnya gagal karena dia di drop out dari kampus. Ketika mendengarkan dia curhat, kamu justru akan ikut-ikutan sedih dan berfikir keras tentang masa depanmu sendiri. Kamu berpikir kenapa sampai pada saat ini belum bisa mendapatkan pekerjaan dengan gaji fantastis

Nah, akan lebih baik ketika kamu berkumpul dengan teman-teman yang menyenangkan. Mereka yang tau apa arti bahagia dan hidup dengan pandangan positif. Teman-teman yang dapat menemanimu melewati setiap hari dengan keceriaan, mabar pabji misalnya.


3. Cari Seseorang yang Bisa diajak Berbincang dan Ngopi santai. Jangan Terlalu Sering Menyendiri

Untuk kamu yang merasa punya kebiasaan overthinking, sebaiknya hindari kesempatan yang membuat kamu sendirian. Semakin sering kamu sendiri dan berdiam diri maka akan semakin parah kebiasaan overthinking mu itu.

Berdiam diri di kamar, rebahan di kasur, atau melamun akan memicu otakmu untuk memikirkan hal - hal yang tidak penting. Lalu, kamu pun sibuk tenggelam dalam kerumitan isi kepalamu sendiri.


4. Batasi Waktu untuk Berpikir, dan Catat lah Apa yang Kamu sedang Pikirkan.

Jika kamu merasa bahwa sekaranglah saat yang tepat untuk berpikir, sebaiknya kamu lakukan hal ini.

Pertama, pastikan berapa lama kamu boleh berpikir, misalkan 10 menit. 
Kedua, ambil kertas dan pulpen atau bisa juga catat diaplikasi note smartphone lalu tulis apa saja yang ingin kamu pikirkan selama 10 menit itu.

Setelah waktunya habis, apa sekarang kamu sudah bisa membuat sebuah keputusan atau menemukan solusi untuk masalahmu? Kalau sudah tentu itu kabar baik. Tapi, kalau nyatanya belum, segera buang kertas atau hapus catatan itu dan lakukan kegiatan yang lain. Waktumu sudah habis. Kamu boleh memikirkan hal itu lagi kapan - kapan, tapi jangan sekarang.


5. Sadari bahwa Menjadi Sempurna Itu Tidak akan Mungkin, kecuali Kamu Bukan Manusia

Salah satu faktor yang membuat seseorang punya kebiasaan overthinking adalah ketika mereka ingin menjadi orang yang sempurna. Padahal, tak ada definisi yang jelas untuk sebuah kesempurnaan. Jadi, buat apa kamu berpikir tentang bagaimana caranya menjadi orang yang sempurna. 

Kamu hanya perlu menyelesaikan kewajibanmu dengan sebaik-baiknya. Ketika itu kamu mungkin nggak akan sadar bahwa pekerjaanmu itu sudah jadi sempurna dengan sendirinya.


6. Berhenti Memikirkan Kemungkinan Terburuk dari Setiap Hal

Setiap keputusan yang kamu ambil mungkin bisa salah dan berdampak buruk bagi hidupmu. Tapi, apakah kemungkinan itu membuatmu menjadi ketakutan sampai tidak berani untuk membuat sebuah keputusan. Padahal, ketika kamu berani menentukan, yang terjadi mungkin justru sebaliknya. Bagaimanapun, hal buruk dapat terjadi kapan saja dalam hidupmu. Kamu hanya perlu tau cara menyikapinya.

Ketika kamu merasa takut, pikirkan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Lalu, tanyakan pada dirimu sendiri apakah kamu siap untuk menghadapinya. Yass, memang harus siap dan kamu pasti bisa. Ubah cara berpikirmu. Berhentilah memikirkan kemungkinan buruk terjadi dan bayangkan kemungkinan yang sebaliknya. Hayo, berapa kali kamu pernah bilang, “wah, ternyata nggak seburuk yang aku bayangkan”.



Soo, sekian saja ya, mari mulai mengenali diri sendiri. Jika kamu sadar dengan kebiasaan buruk yang kamu punya, maka segeralah berubah untuk memperbaiki diri mulai dari sekarang…

See You Next time.... 




Thanks for Visiting ^_^
Show comments
Hide comments

0 Response to "Tips Cara Menghentikan Kebiasaan Overthinking "

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara ramah dan bijak.. ^_^

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel