Apa itu Topologi Bus? Dan Cara Membuatnya di Cisco Packet Tracer
Apa itu Topologi Bus? Dan Cara Membuatnya di Cisco Packet Tracer

Pengertian dan Cara Membuat Topologi Bus di Cisco Packet Tracer,
Topologi Jaringan adalah sekumpulan komputer yang disusun dan didesain untuk membentuk sebuah jaringan agar dapat saling terhubung dan terkoneksi satu sama lain. Untuk menghubungkan antara komputer - komputer tersebut ada 2 metode mulai dari menggunakan kabel atau bisa juga tanpa kabel (nirkabel).

Pemilihan jenis topologi jaringan harus tepat, ada beberapa faktor pertimbangan yang diperlukan untuk memilih jenis topologi jaringan yang sesuai dengan kebutuhan kita diantaranya:
  • Tujuan
  • Skala jaringan
  • Biaya
  • Kecepatan
  • Lingkungan
  • Konektivitas

Ada beberapa macam - macam jenis topologi jaringan diantaranya :

Diantara itu semua jenis topologi memiliki peranan dan kegunaan yang berbeda beda semuanya didesain sedemikian rupa agar dapat memenuhi keefisienan dalam pembuatan jaringan komputer.

Pengertian Topologi Bus

Topologi Bus merupakan topologi pertama yang digunakan pada sebuah jaringan komputer. Topologi bus ini memerlukan sebuah konektor T sebagai senjata utama nya. Bentuk dari topologi bus menyerupai tempat duduk penumpang pada sebuah bus, saling terhubung hingga komputer akhir jadi ketika kabel utama putus maka jaringan akan lumpuh sehingga komputer lainnya tidak dapat saling terhubung lagi, topologi ini biasanya digunakan pada jaringan dengan skala kecil.


Kelebihan Topologi Bus

  1. Hanya memerlukan konektor T sebagai pengganti switch dan hub
  2. Bisa menghemat anggaran, karena tidak memerlukan biaya yang mahal seperti topologi star dan topologi lainnya
  3. Mudah dikembangkan ketika ingin menambahkan lagi sebuah PC client, karena pada instalasi tidak akan mempengaruhi PC lainnya.
  4. Jika terjadi kerusakan pada salah satu PC client, ini tidak akan mempengaruhi PC lainnya.

Kekurangan Topologi Bus

  1. Jika semakin banyak PC yang ada pada jaringan topologi bus tersebut maka akan semakin padat juga transfer data nya dan akan mengurangi performa transfer data dari suatu PC ke PC lainnya.
  2. Sulit untuk mendeteksi masalah apabila ada gangguan yang terjadi pada jaringan
  3. Jika kabel utama yang difungsikan sebagai penghubung terjadi masalah maka jaringan akan lumpuh dan komputer tidak dapat saling terhubung.
  4. Boros akan kabel

Jenis Kabel

Kabel yang digunakan pada topoligi bus ini adalah Coaxial.

Contoh Penggunaan

Penggunaan topologi ini biasanya diterapkan pada jaringan meeting kantor, laboratorium komputer di sekolah dan lainnya.

Sebagai seorang yang ditugaskan untuk mengelola sebuah jaringan, Anda perlu mengetahui satu persatu bagaimana cara untuk membuat topologi jaringan tersebut

Berikut ini akan saya contohkan bagaimana cara untuk membuat sebuah topologi jaringan di Cisco packet Tracer beserta kegunaannya.

Cara Membuat Topologi Jaringan Bus di Cisco Packet Tracer


Untuk pembuatannya silahkan buka aplikasi Cisco Packet Tracer

cisco packet tracer,

Siapkan :
  • 6 PC
  • 6 Switch-PT
  • 1 Server
  • Kabel Straigt UTP/STP
  • Kabel Cross UTP/STP

Susun semuanya sesuai keinginan kalian

topologi bus, bus topology,

Pada gambar diatas terdapat banyak sekali switch, sebuah topologi jaringan bus memang mempunyai kelebihan yaitu bisa menghubungkan setiap komputer tanpa perangkat penghubung seperti switch atau hub dan hanya dengan menggunakan konektor T, namun pada kali ini untuk membuat tutorial lebih dimengerti saya akan memilih switch sebagai pengganti konektor T.

Nantinya kita juga akan membuat konfigurasi DHCP Server, yang mana setiap PC akan diberikan IP Address secara otomatis, hal ini berguna ketika jumlah PC terlalu banyak dan tidak memungkinkan untuk diberikan ip secara Static atau Manual.

Pertama berikan IP Address pada server dengan cara klik ikon server, pilih menu Desktop > IP Configuration. 

Gunakan static dan setting IP Address nya : 192.168.10.10, SM : 255.255.255.0 Gateway : 192.168.10.1 seperti pada gambar berikut.


cisco packet tracer, ip address,

Kemudian silahkan masuk ke menu Services pada Server dan pilih DHCP


cisco packet tracer, dhcp server

Keterangan :
  • Aktifkan service
  • Masukan default gateway sama seperti yang telah kita berikan pada server yaitu 192.168.10.1
  • Kosongkan saja DNS Server
  • Start IP Address : karena tadi 192.168.10.10 sudah dipakai oleh server maka kita akan mulai memberikan IP PC Client dari 192.168.10.11 hingga seterusnya. Isikan ip tersebut pada kolom Start IP Address
  • Subnet Mask : 255.255.255.0
  • Sisanya default
  • Klik save untuk menyimpan

Selanjutnya buka setiap PC yang ada lalu pilih Desktop > IP Configuration dan pilih DHCP, maka IP akan terisi secara otomatis.

cisco packet tracer, dhcp server,

Jika semua telah selesai, silahkan lakukan cek ping ke Server maupun ke PC lainnya, dengan cara klik salah satu PC pilih menu Desktop > Command Prompt,  dan lalu ketikan ping 192.168.10.10 untuk ping ke server, ping 192.168.10.14 untuk ping ke pc lainnya.

cisco packet tracer, ping, cmd,

Jika tampilan ping sama seperti pada gambar diatas maka semua pc telah siap untuk mengirimkan data dan sebuah jaringan dengan topologi bus telah berhasil terbuat.

Anda juga bisa gunakan ikon pesan ini untuk melakukan pengecekan ping, dengan cara klik ikon pesan kemudian arahkan ke pc awal dan pc tujuan. Maka hasilnya akan tampil di bagian kanan bawah.

topologi bus, bus topology, ping,

Demikianlah ulasan lengkap mengenai Pengertian dan Cara Membuat Topologi Jaringan Bus di Cisco Packet Tracer. Semoga bisa membantu untuk kalian yang sedang mencari cara mengganti foto background langit, dan jangan lupa untuk share jika artikel ini dirasa bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian dan Cara Membuat Topologi Star di Cisco Packet Tracer

Thanks For Visiting ^_^
Show comments
Hide comments

0 Response to "Apa itu Topologi Bus? Dan Cara Membuatnya di Cisco Packet Tracer"

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara ramah dan bijak.. ^_^

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel